Artikel

ZAT ADITIF MAKANAN,

ADIKTIF, DAN PSIKOTROPIKA

Tujuan:

1. Mengidentifikasi bahan kimia alami dan sintetik yang terdapat dalam bahan makanan (pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap).

2. Mengidentifikasi dampak negatif, cara pencegahan, dan penyembuhan akibat penggunaan zat adiktif dan psikotropika serta penggunaannya dalam bidang kesehatan.

Pengertian Aditif Makanan:

1. Menurut FAO dan WHO: bahan-bahan yang ditambahkan dengan sengaja ke dalam makanan dalam jumlah sedikit dengan tujuan untuk memperbaikit warna, bentuk, cita rasa, tekstur, atau memperpanjang masa simpan.

2. Menurut Codex Almentarus Commision: bahan yang tidak lazim dikonsumsi sebagai makanan dan biasanya tidak dipakai secara khusus sebagai campuran makanan.

3. Menurut Permenkes RI tahun :bahan yang ditambahkan dengan sengaja dan dicampurkan sewaktu pengolahan bahan makanan untuk meningkatkan mutu.

Yang termasuk Aditif Makanan:

1. pewarna, 7. pengemulsi (emulsifer),

2. pemanis, 8. pengental,

3. pengawet, 9. pemutih,

4. penyedap rasa & 10. buffer,

pemberi aroma, 11. nutrien suppplement,

5. antioksidan, 12. dan lain-lain.

6. pengikat logam,

A. Pewarna

Fungsi: meningkatkan daya tarik konsumen

Jenis:

1. Pewarna Alami (antosianin, karotenoid, klorofil, dan kurkumin)

(a) (b)

Pewarna makanan alami (a) daun suji dan kunyit

(b) daun pandan

2.

Pewarna Identik Alami (santoxantin, apokaroten, beta karoten)

3.

Pewarna Sintetik

(b)

(a)

(a) Contoh kemasan pewarna sintetik

(b) Contoh makanan yang menggunakan pewarna

B. Pemanis

Adalah zat yang memberikan rasa manis atau mempertajam penerimaan tehadap rasa manis, tetapi rendah kalori.

Contoh: aspartam, siklamat, dan sakarin.

C. Pengawet

Fungsi: mencegah atau menghambat kerusakan mikrobiologis

Contoh:

1. Bahan Organik

· Asam asetat

· Asam propionat (dalam bentuk garam Na- atau K-)

· Asam sorbat

· Asam benzoat (dalam bentuk garam natrium benzoat)

· Etilena oksida, propilena oksida, etil format

2. Bahan Anorganik

· Sulfit (gas SO2, Na/K sulfit, bisulfit, metabisulfit)

· Garam nitrat dan nitrit

D. Penyedap dan Pemberi Aroma

Penyedap: zat yang dapat meningkatkan cita rasa makanan.

Jenis:

1. Penyedap Alami (bawang putih, bawang bombay, minyak esensial, oleorisin)

2. Penyedap Sintetik (MSG, asam guanilat, asam inosinat)

Pemberi Aroma: zat yang dapat memberikan aroma tertentu pada makanan atau minuman, sehingga dapat membangkitkan selera konsumen.

Jenis:

1. Alami (ekstrak buah, minyak atsiri)

2. Sintetik (amil asetat, amil kaproat, vanilin, metil antranilat)

Contoh makanan yang menggunakan zat pemberi aroma

E. Antioksidan

Adalah zat yang dapat mencegah atau menghambat terjadinya oksidasi.

Syarat: – tidak berbahaya

- tidak memberikan cita rasa, bau, atau warna

- efektif pada konsentrasi rendah

- larut dalam minyak/lemak

- tahan terhadap proses pengolahan

- mudah diperoleh

- ekonomis

Jenis:

1. Alami (riboflavin, tokoferol/Vit. E, asam askorbat/Vit. C, b-karoten, dan fosfatifa)

2. Sintetik (GHA, BHT, PG, NDGA)

F. Rambu-rambu Penggunaan Aditif Makanan

1. ADI (Acceptable Daily Intake)

2. Batas Maksimal Penggunaan (BMP)

B = berat badan (kg)

K = konsumsi makanan (g)

F. Zat Adiktif dan Psikotropika

Adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetik maupun semi sintetik yang apabila dimakan, diminum, dihisap/dihirup, atau disuntikkan ke dalam tubuh manusia dapat menurunkan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, serta dapat menimbulkan ketagihan (adiksi) dan ketergantungan.

Ketagihan (adiksi): gejala untuk meminta terus-menerus untuk memakai atau menggunakan karena merasa sangat membutuhkan.

Ketergantungan: suatu sindrom atau kumpulan fenomena fisiologis (lahiriah), perilaku dan kognitif akibat penggunaan psikoaktif dan kesulitan mengendalikan perilakunya serta timbulnya toleransi untuk mengkonsumsi dosis yang lebih besar (menambah takaran dosis), sampai dosis keracunan (intoksikasi), bahkan sampai over dosis (melebihi takaran dosis) yang dapat menyebabkan kematian.

Jenis-jenis NAPZA yang banyak beredar di Indonesia:

Jenis-jenis minuman beralkohol

Ectasy bentuk tablet

Ectasy bentuk kapsul

Narkotika

Putaw serbuk

Kokain serbuk

Putaw Pil

Psikotropika

Daun ganja kering

Tanaman ganja

Sedotan ganja

Labu kokain

Bakolak

Penanggulangan Penyalahgunaan NAPZA

Keluarga

Pendidikan

Depkes

Depsos

Depdikbud

Depkeh

Kejagung

Depkeu

Contoh-contoh Penggunaan NAPZA dalam Kesehatan

Morfin: untuk menghilangkan rasa nyeri yang hebat yang tidak dapat diobati dengan analgetik non narkotik.

Heroin: berguna untuk menimbulkan depresi (mengurangi) reflek batuk yang lebih kuat daripada morfin.

Barbiturat: untuk menghilang-kan rasa cemas sebelum operasi.

Amfetamin (dan turunannya): digunakan untuk mengurangi depresi yang ditimbulkan oleh obat penghambat susunan syaraf pusat (analeptik).

Meperidin: digunakan sebagai analgesia.

Metadon: digunakan sebagai analgesia bagi penderita rasa nyeri dan digunakan pula untuk terapi pecandu narkotika.

Hasil Pelatihan ICT di SMK 2 Wonosari 13 Januari 09

PEMBUATAN BAKSO IKAN

bakso-ikanA. Bahan Baku
Persyaratan bahan baku (ikan) yang terpenting adalah kesegarannya. Semakin segar ikan yang digunakan, semakin baik pula mutu bakso yang dihasilkan. Berbagai jenis ikan yang digunakan untuk membuat bakso, terutama ikan yang berdaging tebal dan mempunyai daya elastisitas seperti tenggiri, kakap, cucut, bloso, ekor kuning dan lain-lain. Selain bahan baku dari ikan segar, bakso juga dapat dibuat dari produk yang sudah setengah jadi yang dikenal dengan nama Suzimi (daging ikan lumat).

B. Bahan Tambahan
Bahan tambahan pembuatan bakso adalah tepung tapioca dan bumbu-bumbu dengan komposisi sebagai berikut :
– Tapioka 10 – 15 %
– Garam 2 – 3 %
– Merica 0,5 %
– Bawang putih 2 %
– Bumbu masak 0,75 % (bila disukai)

C. Cara Pembuatan
1. Jika digunakan bahan baku dari ikan segar, perlu dilakukan pemisahan daging dari tulang-tulang dan durinya dengan cara menyayat memanjang pada bagian punggung hingga terbelah.
2. Ambillah bagian dagingnya cara dikerok menggunakan sendok
3. Bersihkan hancuran daging tersebut dari komponen-komponen yang tidak di kehendaki (kulit, duri dan tulang)
4. Siapakan larutan garam (brine) dingin dengan perbandingan antara air, es dan ikan adalah 4 : 1 : 1 dan konsentrasi garam 0,2 – 0,3 %
5. Rendam hancuran daging ikan dalam larutan tersebut selama 15 menit sambil diaduk-aduk
6. Buanglah jika timbul lemak yang mengapung di permukaan
7. Lakukan pengepresan / pemerasaan dengan menggunakan kain kasa
8. Lakukan proses perendaman tersebut sebanyak 2 – 3 kali
9.Lumatkan daging ikan tersebut dengan cara ditumbuk dalam lumping atau menggunakan alat penggiling daging sambil diberi garam ( 2 – 3 %)
10.Haluskan bumbu-bumbu tersebut ke dalam daging lumat sambil diuleni dan masukkan tapioca sedikit demi sedikit
11. Aduk adonan sampai homogeny dan tidak lengket di tangan
12. Aduk adonan sampai homogeny dan tidak lengket di tangan
13. Untuk memperbaiki elastisitas dapat diberi putih telur satu butir untuk setiap 1 kg adonan
14. Lakukan pencetakan yaitu dengan membuat bola-bola kecil dengan cara adonan diletakkan pada telapak tangan, dikepal-kepal, kemudian ditekan sehingga akan keluar bola-bola bakso dari sela-sela jari dan telunjuk
15. Bola-bola bakso yang keluar dari kepalan itu diangkat dengan sendok dan sedikit diratakan
16. Masukkan ke dalam air hangat ( suhu + 40 C)biarkan selama 20 menit
17. Rebus dalam air mendidih sampai bakso mengapung sebagai tanda telah matang
18. Angkat bakso ynag telah matang dan masukkan ke dalam air dingin (air es ) + 15 menit
19. Angkat dan tiriskan

D. Penyajian
Bakso ikan data disajikan dalam bentuk rebusan dengan kuah atau digoreng sebagai makanan ringan. Jika disajikan dalam bentuk kuah perlu dipersiapkan kuahnya yaitu dengan merebus sisa-sisa penyiangan seperti kepala, tulang, kemudian diberikan bumbu yang telah dihaluskan (merica, bawang putih dan garam)
Sedangkan bumbu-bumbu penyedap kuah anatara lain, bawang goreng, tongcai, saos tomat, cabe/sambal, kecap, cuka, sayur caisim

Artikel yang Berkaitan:

  1. PEMBUATAN KERIPIK IKAN & UDANG I. Langkah Kerja A. Bahan Baku Bahan baku yang digunakan…
  2. PEMBUATAN SURIMI IKAN Surimi adalah produk olahan, hasil perikanan setengah jadi berupa…
  3. PEMBUATAN ABON IKAN Langkah Kerja A. Prinsip Pembuatan Abon Ikan Pada prinsipnya abon…
  4. PEMBUATAN SIOMAY A. Memilih Bahan Baku (ikan) Untuk mendapatkan hasil olahan yang…
  5. PEMBUATAN SOSIS IKAN Sosis ikan adalah satu olahan yang dibuat dari pasta ikan…

Arsip untuk ‘Ikan’Kelompok

« Entri Sebelumnya

Cager Ikan

6 Januari, 2009

Bahan:

� 1 ekor ikan banding (berat  700 gr), bersihkan, potong sesuai selera
� 1 sdt asam
� 1 sdt garam
� 300 cc minyak goreng
� 250 cc air
� 1-2 sdm cuka
� 3 lembar daun kol, buang tulang daunnya, iris halus
� 3-4 buah cabai merah, buang bijinya, iris halus, goreng sampai layu
� 1 sdm bawang goreng
� 2 sdt irisan bawang putih, goreng

Bumbu yang dihaluskan:

� 1 sdt merica bulat
� 2 siung bawang putih
� 5 buah bawang merah
� 2 sdt jahe cincang
� 1 butir kemiri sangrai
� 2 sdt lengkuas cincang
� Garam sesuai selera
� Gula pasir sesuai selera
� 1 ruas kunyit (2cm), kupas kulitnya

Baca entri selengkapnya »

Ikan Baupiapi

6 Januari, 2009

Bahan:
* 1/2 kg atau 1 ekor ikan cakalang/tongkol, atau ikan tuna.
* 1 gelas belimbing minyak kelapa tanak (klentik), dapat diganti dengan minyak goreng lainnya.
* Asam mangga/kaloi (mangga muda diiris-iris kasar kemudian dikeringkan)
* Belanga tanah.

Bumbu:
* Lombok besar 4 biji
* Daun bawang merah 15 tangkai
* Merica 1 sendok makan
* Serei (diiris halus) 5 batang
* Asam mangga 1 ons
* Lengkuas 1 ibu jari
* Bawang merah 6 siung
* Bawang putih 4 siung

Baca entri selengkapnya »

NASI GORENG IKAN ASIN

6 Januari, 2009

BAHAN:
250 gr nasi putih
100 gr ikan jambal roti, potong kotak, goreng
5 butir bawang merah, iris halus
1 batang dau bawang, iris halus
3 buah cabai hijau, iris serong
2 cabai merah, iris serong
2 butir telur, kocok lepas
1 papan petai, iris panjang
1 sdm kecap ikan
1/4 sdt merica bubuk
garam secukupnya
2 sdm minyak untuk menumis
Pelengkap: kerupuk kanji goreng dan selada yang diiris tipis

Baca entri selengkapnya »

PENGAWETAN IKAN

6 Januari, 2009

Manfaat Ikan
Ikan merupakan makhluk hidup yang memiliki protein tinggi, yang sangat baik bagi kita semua dan relatif murah harganya. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pengganti sel-sel tubuh kita yang telah rusak. Selain air, protein merupakan bagian utama dari susunan (komposisi) tubuh kita.

Protein dalam ikan berguna untuk :
1. Mempercepat pertumbuhan badan(baik tinggi maupun berat).
2. Meningkatkan daya tahan tubuh.
3. Mencerdaskan otak/mampertajam pikiran.
4. Meningkatkan generasi/keturunan yang baik.

Ikan mempunyai kadar protein yang sangat tinggi yaitu sekitar 20 %. Di samping itu protein yang terkandung dalam ikan mempunyai mutu yang baik, sebab sedikit mengandung kolesterol (suatu zat yang bisa menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi) dan sedikit lemak.

Kebutuhan akan protein berbeda-beda pula, tetapi secara umum dapat diterapkan sebagai berikut :

- Anak-anak (1-9 th) : 25 – 40 g protein/orang/hari.
– Laki-laki ( 10-60 th) : 50 – 60 g protein/orang/hari.
– Perempuan (10-60 th) : 50 – 55 g protein/orang/hari.
– Perempuan hamil : 60 – 75 g protein/orang/hari.
– Perempuan menyusui : 75 – 80 g protein/orang/hari.

Baca entri selengkapnya »

MEMBUAT FISH STICK

6 Januari, 2009

Memilih Bahan Baku

Untuk mendapatkan fish stick yang bagus diperlukan bahan yang benar-benar dalam keadaan segar, karena faktor kesegaran sangat penting. Pada umumnya semua jenis ikan dapat di buat fish stick, terutama yang mampunyai daging yang tebal.
Jenis ikan yang sering dibuat fish stick adalah kakap dan tenggiri. Untuk membuat fish stick berasal dari fillet ikan yang dipotong-potong menjadi bentuk balok-balok kecil dengan ukuran 5 x 1,5 x 1 cm

Baca entri selengkapnya »

MEMBUAT SURIMI IKAN

6 Januari, 2009

Surimi adalah produk olahan, hasil perikanan setengah jadi berupa hancuran
daging ikan beku yang telah mengalami proses, pelumeran (leaching),
pengepresan, penambahan bahan tambahan, pengepakan. Dari produk daging
lumat seperti bakso, sosis, siomay dan sebagainya. Kali ini kita akan coba membahas cara pembuatan Surimi Ikan

Bahan Baku dan Bumbu

1. Ikan

Umumnya jenis ikan yang digunakan untuk surimi dari jenis yang kurang ekonomis / kurang dimanfaatkan dan dari jenis ikan yang berdaging putih, karena ikan yang berdaging putih mempunyai elastisitas yang tinggi. Jenis ikan yang berdaging putih anatara lain ikan cunang-cunang, manyung, pisang-pisang, ekor kuning, kurisi dan gumlah.

2. Bumbu

  • Garam 0,2 – 0,3 %
  • Gula pasir 3 %
  • Poliphospat 0,2 %

Baca entri selengkapnya »

MEMBUAT SOSIS IKAN

6 Januari, 2009

Sosis ikan adalah satu olahan yang dibuat dari pasta ikan ditambah dengan bumbu-bumbu, kemudian dibungkus/dikemas dengan usus kambing/pengemas lainnya disebut “Casing”.

Jenis-jenis ikan sebagai bahan yang dapat digunakan untuk membuat sosis ikan adalah ikan kakap, tenggiri, ekor kuning, taking-talang dan ikan remang. Di samping itu beberapa jenis ikan dasar merupakan hasil samping tangkapan udang (golongan trasfish) seperti bloso, selanget, kuniran, mata besar, tigawaja, dll.

Jenis-jenis tersebut termasuk ikan yang harganya relatif murah, berkulit keras tetapi dagingnya mengandung protein yang sama dengan jenis ikan lain dan yang berwarna putih/krem, bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sosis ikan. Daging ikan dari golongan trasfish biasanya diolah menjadi surimi yang dapat digunakan sebagai bahan baku sosis ikan.

Baca entri selengkapnya »

MEMBUAT BAKSO IKAN

6 Januari, 2009

Bahan Baku
Persyaratan bahan
baku (ikan) yang terpenting adalah kesegarannya. Semakin segar ikan yang digunakan, semakin baik pula mutu bakso yang dihasilkan. Berbagai jenis ikan yang digunakan untuk membuat bakso, terutama ikan yang berdaging tebal dan mempunyai daya elastisitas seperti tenggiri, kakap, cucut, bloso, ekor kuning dan lain-lain. Selain bahan baku dari ikan segar, bakso juga dapat dibuat dari produk yang sudah setengah jadi yang dikenal dengan nama Suzimi (daging ikan lumat).

Bahan Tambahan
Bahan tambahan pembuatan bakso adalah tepung tapioca dan bumbu-bumbu dengan komposisi sebagai berikut :
- Tapioka 10 – 15 %
- Garam 2 – 3 %
- Merica 0,5 %
- Bawang putih 2 %
- Bumbu masak 0,75 % (bila disukai)

Baca entri selengkapnya »

MEMBUAT PETIS IKAN & UDANG

6 Januari, 2009

Bahan Baku dan Bumbu

1.Petis udang /ikan adalah hasil pengolahan kaldu / sari udang atau
ikan yang diberi bumbu-bumbu,sehingga berbentuk pasta yang berwarna
cokelat kehitaman dan mempunyai aroma yang khas.
Petis dapat dibuat dari :
- Udang / ikan
- Sisa-sisa udang pemanfaatan limbah kepala dan kulit dan
- Sari ikan dari pembuatan pindang

2. Bumbu

Bumbu-bumbu yang ditambahkan adalah gula merah / putih dan garam. Untuk
mempercepat proses pengentalan dan memperbaiki konsentrasi dapat ditambah
bahan-bahan pengental, seperti tepung beras, tapioka atau air tajin

Baca entri selengkapnya »

MEMBUAT KERIPIK IKAN & UDANG

6 Januari, 2009

A. Bahan Baku

Bahan baku yang digunakan adalah semua jenis ikan / udang.Jenis ikan yang
umum digunakan adalah tenggiri, belida, kakap, gabus dan sebagainya.

Untuk mendapatkan hasil yang baik,dibutuhkan bahan baku / daging ikan /
udang yang masih segar.Bila bahan
baku yang digunakan kurang baik
kesegarannya akan mempengaruhi rasa,rupa dan bau dari bau yang dihasilkan.

B. Membuat Krupuk Ikan / udang

1. Bahan yang diperlukan :

-Daging ikan halus 500 gram
-Tepung tapioca 1 kg
-Telur bebek 6 butir
-Garam 1,5 ons
-Soda 0,25 ons
-Gula 500 gram

Resep Sup Kuning Iga

Resep Sup Kuning Iga
kiriman: abee (gorpalaxxx@yahoo.co.id)

Kalau kebetulan hendak menjamu makan siang teman-teman kantor (biasanya dadakan), saya memasak sup kuning iga. Tidak semuanya memakai bahan IGA, tetapi saya campur dengan DAGING YANG BEROTOT, agar dagingnya cukup memadai tetapi tetap beraroma iga. Sebetulnya menu praktis ini perpaduan antara SUP dan SOTO.
Awalnya resepnya modal nekat, tapi ternyata teman-teman kantor sering mampir kerumah untuk dibuatkan SUP KUNING IGA.

SUP KUNING IGA.
(untuk 10 orang)

1. Presto selama 20 menit (terhitung sejak presto berbunyi)
– 0,7 kg IGA sapi yg sudah dipotong-potong + 0,8 kg Daging berurat yg sudah dipotong-potong. (biasanya dijual di super market).
– 2 batang daun sereh, dimemarkan.
– 4 cm jahe, dimemarkan.
– 4 cm lengkuas, dimemarkan.
– 6 lbr daun jeruk, buang rangkanya.
– 1 sd teh garam. (sesuai selera).
– 500 cc air putih.

2. Tumis bahan-bahan sbb :
– 10 siung bawang merah, dimemarkan.
– 3 siung bawang putih, memarkan.
– 3 cm kunyit, dihaluskan.
– 3 bh cabe merah besar, buang bijinya dan iris-iris menyilang.

3. Setelah panci presto sudah bisa dibuka (biasanya 20 – 30 menit setelah dimatikan), masukkan bahan tumisan dan tambahkan 500 cc air lalu aduk (nyalakan presto api kecil)

4. Masukkan bahan-bahan berikut kedalam presto sesuai urutannya, dan setelah dirasa telah tercampur dengan baik, matikan kompor.
– 4 batang bawang daun, potong-potong kasar.
– 4 lbr daun jeruk, buang rangkanya, iris tipis-tipis
– 1 bks atau 2 blok kubus  kaldu rasa sapi
– Bawang goreng secukupnya.
– Tambahkan garam jika dirasa kurang.

SELAMAT MENIKMATI DENGAN LONTONG ATAU NASI PUTIH, DITAMBAHKAN SAMBAL, JIKA SUKA. ***

==================================================================

Vegetarian Potato Soup

Traditional potato soup recipes often include bacon, sour cream, and other animal products. For vegetarians and vegans who want a hearty potato soup, this recipe is the answer. Kids and adults alike love this nutritious, satisfying soup.

3 med potatoes, skinned and cubed
1/2 lb. tofu
4 cups water (you can substitute one cup of water with vegetable broth)
1 medium yellow onion, chopped
1 teaspoon salt
1 T. olive oil
1/4 c. chopped parsley
black pepper to taste

Directions:
Fill a large pot with the water and vegetable broth. Bring the water to a simmer and lower the potatoes and onions into the pot. Add sea salt. Simmer for about 20 minutes or until potatoes are tender.

While the potatoes and onions are cooking, blend the tofu and olive oil in a food processor. When the potatoes and onions are done, add half of the batch to the food processor with the tofu and olive oil mix and process.
Return the contents of the food processor to the pot containing the water and the other half of the potato/onion mix. Add parsley and black pepper to taste. You might also want to add bacon bits or vegetarian bacon bits to the mix.
Simmer for a few minutes until warm enough to serve. ***

———————————-
by Rachel Williamson
About the author: Rachel Williamson writes about health food in Eat This!, a food blog.

Resep Bandeng Kuah Abee

Resep Bandeng Kuah Abee
kiriman: Abee

Diskripsi:
Tips sekedar mengakali duri bandeng, saya punya resep ISENG-ISENG, tapi anak anak yang biasanya nggak suka bandeng malah ketagihan

Bahan Resep yang musti disiapkan:
– 2 ekor bandeng uk sedang – potong sesuai ukuran yg dikehendaki.
– 6 siung bawang merah, di keprak.
– 3 siung bawang putih, dikeprak.
– 3 bh cabe merah besar, buang bijinya dan iris.
– 1 cm kunyit, haluskan. (bisa juga kunyit bubuk)
– 3 cm jahe, dikeprak.
– 1 tangkai sereh, dikeprak. (bisa juga diiris-iris)
– 6 lb daun jeruk purut, buang rangkanya.
– 2 bh tomat, belah 4
– 1 sd the garam atau sesuai selera.
– Air 2 gelas (500 cc)

Cara membuat resep bandeng kuah abee ini:
– Siapkan panci presto.
– Tumis semua bumbu, kecuali tomat dalam presto.
– Setelah harum, masukkan air, tomat dan ikan bandeng.
– Tutup presto, setelah uap berbunyi, kecilkan api.
– Matikan api setelah 30 menit terhitung presto berbunyi.
– Buka presto setelah tekanan pada panci presto

Resep Bandeng kuah siap untuk dihidangkan dengan ditabur bawang goreng (kalau suka).
Lamanya waktu mempresto sangat berpengaruh pada tingkat kelunakan duri pada bandeng, jadi waktu 30 menit adalah minimal. ***

—————————————
Abee

================================================================

Chocolate Chip Pumpkin Cookie Recipe

This chocolate chip pumpkin cookie recipe is a family favorite. The spice of the pumpkin blends great with the chocolate chips.

Ingredients:
2 1/4 cups all-purpose flour 1/4 teaspoon ground ginger 1/4 teaspoon allspice 1 teaspoon cinnamon 1 teaspoon nutmeg 1/2 teaspoon baking powder 1/2 teaspoon salt 2 sticks (1 cup) salted butter, softened 1 cup granulated sugar 1 (15 ounce) canned pumpkin 2 large eggs 1 teaspoon vanilla extract 1 1/2 cups semi-sweet chocolate chips 1 cup chopped walnuts

(optional) Vanilla Glaze: 1 cup powdered sugar 1 tablespoon milk 1/2 teaspoon vanilla extract

Hardware Whisk Large bowl Medium bowl

Cookie sheets Mixer

Step 1: Preheat oven to 350 degrees F. Step 2: Grease cookie sheets; set aside. Step 3: In a medium bowl, whisk together flour, ginger, allspice, cinnamon, nutmeg, baking powder, and salt; set aside. Step 4: In a large bowl, cream together butter and sugar with an electric mixer. Step 5: Beat in pumpkin, eggs and vanilla extract. Step 6: Gradually beat in flour, scraping down sides as needed. Step 7: Stir in chocolate chips and nuts. Step 8: Drop by rounded tablespoon onto prepared cookie sheets. Step 9: Bake 15-20 minutes, or until edges are lightly browned. Cool on cookie sheets for 2 minutes before transferring to cooling surface.

Vanilla Glaze: Step 1: In a small bowl, beat together powdered sugar, milk, and vanilla extract. Step 2: Drizzle or spread glaze over cooled cookies.
Makes about 36 cookies.

Important: Feel free to republish this article on your website. However, you are not allowed to modify any part of its content and all links should be kept active.***

—————————————-
by Griffin Wetzstein
About the author: Griffin Wetzstein owns and operates Kicked-up-cookie-recipes.com. Dedicated to bring the online community the best free cookie recipes.

===========================================

Zucchini Slaw

Zucchini Slaw
6 medium zucchini, grated (1 1/2 lbs)
2 teaspoons salt
1 large carrot, grated
1 sweet red pepper, julienned
1 red onion, thinly sliced
1 stalk celery, julienned
2 tablespoons each chopped fresh dill and parsley

Dressing:
3/4 cup mayonnaise
2 tablespoons Dijon mustard
2 tablespoons red wine vinegar
1 tablespoon olive oil
1 tablespoon honey
1 teaspoon horseradish
1/4 teaspoon pepper

Combine zucchini and salt; toss well. Place in colander; let stand for 30 minutes. Rinse under cold water; drain and squeeze out excess moisture. Place zucchini in bowl and add carrot, red pepper, onion and celery; toss well. Sprinkle with parsley and dill. Combine mayonnaise, mustard, vinegar, oil, honey, horseradish and pepper; stir into zucchini mixture. Taste and adjust seasoning if necessary.***

Resep Buntil Daun Talas

Resep Buntil Daun Talas
kirman:
Mirrela Az

Diskripsi:
Kebetulan resep ini favorit keluarga kami yang kebetulan asli wong jowo…cuma untuk ukuran resepnya saya pakai ukuran kira-kira sesuai selera, semoga bisa membantu dan bisa dicoba.

Bahan Resep Utama :
Daun Talas bulat ( daunnya agak bulat dan berbatang ungu yang lebih enak )

Isi Resep :
1. Kelapa setengah tua ( jangan terlalu muda ) diparut
2.Teri Medan ( goreng terlebih dulu )

Bumbu Resep :
1. Cabe
2. Bawang Merah, bawang putih
3. Jahe
4. Lengkuas ( geprek or diulek halus )
6. Garam
7. Gula Merah
8. Daun Salam
9. Cabe rawit utuh

Cara Pengolahan resep buntil daun talas:
1. Semua resep bumbu diuleg halus kecuali daun salam dan lengkuas.
2. Campurkan bumbu ke dalam kelapa parut berikut teri goreng ( coba rasanya sesuai selera ).
3. Ambil 1 lbr daun talas isi dgn bumbu yang telah dicampur tadi, ratakan, sisipkan daun salam dan cabe rawit utuh, ambil 1 lbr lagi, taruh diatasnya isi lagi sampai 3 lapis kemudian gulung dan ikat dengan tali sampai bahan abis.
4.Kukus bahan buntil yang sudah digulang sampai matang hangat.
5. Buatkan kuah dari santan kelapa yang kental :

Bumbu :
Bawang merah, bwg putih, cabe, jahe, kemiri, lengkuas, garam, daun salam semua diuleg kecuali lengkuas & daun salam tumis setelah harum masukan santan kelapa yang kental, tambahkan gula dan penyedap ( sesuai selera ) setelah mendidih masukan buntil yang telah dikukus tadi masak sebentar hingga meresap angkat dan sajikan hangat .

Silahkan mencoba.

Salam
Mirrela

=============================================================

Lentil Salad

Lentil Salad
* 1 cup dried lentils
* 1 cup diced carrots
* 1 cup diced red onions
* 2 cloves garlic, minced
* 1 bay leaf
* 1/2 teaspoon dried thyme
* 2 tablespoons lemon juice
* 1/2 cup diced celery
* 1/4 cup chopped fresh parsley
* 1 teaspoon salt
* 1/4 teaspoon ground black pepper
* 1/4 cup olive oil

Resep Udang Jibrik Gula Gula

Bahan resep:
2 lembar roti gandum atau roti tawar, cacah halus
6 buah udang pancet, bersihkan, sisakan ekornya
Peterseli
Merica hitam/biasa dan garam secukupnya.
50 – 75 gram keju cheddar, parut.
4 butir telur
20 lembar kulit pangsit.
Tepung roti jepang.

Cara Membuat Resep:
1. Campurkan roti gandum atau roti tawar yang sudah dicacah halus dengan peterseli, merica, keju cheddar dan garam. Aduk hingga rata.
2. Masukkan 2 butir telur yang sudah dikocok, lepas dan aduk hingga adonan dapat diulen.
3. Ambil sedikit adonan, pipihkan di tangan, letakkan udang di atasnya dan tutup udang dengan sedikit adonan lagi. Bentuk seperti adonan menyelimuti badan udang dengan ekor udang menyembul di luar selimut adonan.
4. Belah dua kulit pangsit dan iris tipis-tipis.
5. Lumuri udang dengan telur yang sudah dikocok lepas dari tepung roti jepang.
6. Goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga berwarna cokelat keemasan.

Tips:
1. Roti gandum atau roti tawar dapat diganti dengan tepung roti.
2. Pada saat menggoreng udang tidak perlu dibolak-balik. Cukup dengan menyiram-nyiram udang dengan minyak hingga udang matang.
3. Menggorengnya pun sebaiknya hanya satu udang dalam wajan.


kiriman: Abee

Diskripsi:
Tips sekedar mengakali duri bandeng, saya punya resep ISENG-ISENG, tapi anak anak yang biasanya nggak suka bandeng malah ketagihan

Bahan Resep yang musti disiapkan:
– 2 ekor bandeng uk sedang – potong sesuai ukuran yg dikehendaki.
– 6 siung bawang merah, di keprak.
– 3 siung bawang putih, dikeprak.
– 3 bh cabe merah besar, buang bijinya dan iris.
– 1 cm kunyit, haluskan. (bisa juga kunyit bubuk)
– 3 cm jahe, dikeprak.
– 1 tangkai sereh, dikeprak. (bisa juga diiris-iris)
– 6 lb daun jeruk purut, buang rangkanya.
– 2 bh tomat, belah 4
– 1 sd the garam atau sesuai selera.
– Air 2 gelas (500 cc)

Cara membuat resep bandeng kuah abee ini:
– Siapkan panci presto.
– Tumis semua bumbu, kecuali tomat dalam presto.
– Setelah harum, masukkan air, tomat dan ikan bandeng.
– Tutup presto, setelah uap berbunyi, kecilkan api.
– Matikan api setelah 30 menit terhitung presto berbunyi.
– Buka presto setelah tekanan pada panci presto

Resep Bandeng kuah siap untuk dihidangkan dengan ditabur bawang goreng (kalau suka).
Lamanya waktu mempresto sangat berpengaruh pada tingkat kelunakan duri pada bandeng, jadi waktu 30 menit adalah minimal. ***

—————————————
Abee

================================================================

Chocolate Chip Pumpkin Cookie Recipe

This chocolate chip pumpkin cookie recipe is a family favorite. The spice of the pumpkin blends great with the chocolate chips.

Ingredients:
2 1/4 cups all-purpose flour 1/4 teaspoon ground ginger 1/4 teaspoon allspice 1 teaspoon cinnamon 1 teaspoon nutmeg 1/2 teaspoon baking powder 1/2 teaspoon salt 2 sticks (1 cup) salted butter, softened 1 cup granulated sugar 1 (15 ounce) canned pumpkin 2 large eggs 1 teaspoon vanilla extract 1 1/2 cups semi-sweet chocolate chips 1 cup chopped walnuts

(optional) Vanilla Glaze: 1 cup powdered sugar 1 tablespoon milk 1/2 teaspoon vanilla extract

Hardware Whisk Large bowl Medium bowl

Cookie sheets Mixer

Step 1: Preheat oven to 350 degrees F. Step 2: Grease cookie sheets; set aside. Step 3: In a medium bowl, whisk together flour, ginger, allspice, cinnamon, nutmeg, baking powder, and salt; set aside. Step 4: In a large bowl, cream together butter and sugar with an electric mixer. Step 5: Beat in pumpkin, eggs and vanilla extract. Step 6: Gradually beat in flour, scraping down sides as needed. Step 7: Stir in chocolate chips and nuts. Step 8: Drop by rounded tablespoon onto prepared cookie sheets. Step 9: Bake 15-20 minutes, or until edges are lightly browned. Cool on cookie sheets for 2 minutes before transferring to cooling surface.

Vanilla Glaze: Step 1: In a small bowl, beat together powdered sugar, milk, and vanilla extract. Step 2: Drizzle or spread glaze over cooled cookies.
Makes about 36 cookies.

Important: Feel free to republish this article on your website. However, you are not allowed to modify any part of its content and all links should be kept active.***

—————————————-
by Griffin Wetzstein
About the author: Griffin Wetzstein owns and operates Kicked-up-cookie-recipes.com. Dedicated to bring the online community the best free cookie recipes.

===========================================

Zucchini Slaw

Zucchini Slaw
6 medium zucchini, grated (1 1/2 lbs)
2 teaspoons salt
1 large carrot, grated
1 sweet red pepper, julienned
1 red onion, thinly sliced
1 stalk celery, julienned
2 tablespoons each chopped fresh dill and parsley

Dressing:
3/4 cup mayonnaise
2 tablespoons Dijon mustard
2 tablespoons red wine vinegar
1 tablespoon olive oil
1 tablespoon honey
1 teaspoon horseradish
1/4 teaspoon pepper

PENGAWETAN IKAN

teknologi-pengawetan-ikanManfaat Ikan
Ikan merupakan makhluk hidup yang memiliki protein tinggi, yang sangat baik bagi kita semua dan relatif murah harganya. Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pengganti sel-sel tubuh kita yang telah rusak. Selain air, protein merupakan bagian utama dari susunan (komposisi) tubuh kita.

Protein dalam ikan berguna untuk :
1. Mempercepat pertumbuhan badan(baik tinggi maupun berat).
2. Meningkatkan daya tahan tubuh.
3. Mencerdaskan otak/mampertajam pikiran.
4. Meningkatkan generasi/keturunan yang baik.

Ikan mempunyai kadar protein yang sangat tinggi yaitu sekitar 20 %. Di samping itu protein yang terkandung dalam ikan mempunyai mutu yang baik, sebab sedikit mengandung kolesterol (suatu zat yang bisa menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi) dan sedikit lemak.

Kebutuhan akan protein berbeda-beda pula, tetapi secara umum dapat diterapkan sebagai berikut :

- Anak-anak (1-9 th) : 25 – 40 g protein/orang/hari.
– Laki-laki ( 10-60 th) : 50 – 60 g protein/orang/hari.
– Perempuan (10-60 th) : 50 – 55 g protein/orang/hari.
– Perempuan hamil : 60 – 75 g protein/orang/hari.
– Perempuan menyusui : 75 – 80 g protein/orang/hari.

Dihitung dalam berat ikan yang harus dimakan, jika diumpamakan orang tersebut hanya makan ikan saja tidak dengan daging, telur, susu dan lain-lainnya, maka didapat hasil sebagai berikut :
– Anak-anak yang membutuhkan : 125 – 200 grm ikan per orang/hari.
– Laki-laki membutuhkan : 250 -325 gr ikan per orang/hari.
– Perempuan membutuhkan : 250 – 275 gr ikan per orang/hari.
– Perempuan hamil membutuhkan : 300 – 750 gr ikan per orang/hari.
– Perempuan menyusukan anak membutuhkan : 375 – 400 gr ikan per orang/hari.

Kebutuhan protein tersebut sebaiknya biasa diperoleh dari bermacam-macam sumber misalnya ikan, telur, susu, daging dan sebagainya. Selain mengandung protein, beberapa jenis ikan juga mengandung minyak ikan (vitamin A) dan mineral-mineral yang berfaedah bagi manusia. Bagian tubuh ikan yang tidak dimakan oleh manusia biasa juga dimanfaatkan sebagai makanan ternak ataupun untuk campuran makanan ikan dalam kolam.

Cara Memilih Ikan Segar
Begitu ikan mati maka peredaran darahnya akan terhenti dan terjadi suatu reaksi kimia yang menyebabkan ikan tersebut menjadi kaku. Ikan seperti ini masih dianggap sebagai ikan segar dan berkualitas sama dengan ikan hidup.

Tanda-tanda ikan segar yang dapat kita lihat dari luar :
a. Ikan bercahaya seperti ikan hidup.
b. Jika ikan tersebut bersisik, sisik tersebut masih tertanam kuat pada dagingnya.
c. Insang berwarna merah cerah.
d. Badan kaku atau liat.
e. Baunya masih seperti ikan hidup.
f. Mata ikan jernih dan terang.

Dalam keadaan seperti ikan segar ini, biarpun ada kuman-kuman pembusuk tetapi belum cukup kuat untuk menghancurkan daging ikan. Dengan pengaruh panas maka kuman-kuman ini jumlahnya bertambah banyak, sehingga daging mulai lunak dan proses pembusukan terjadi.
Dalam beberapa jam saja ikan yang semula kaku akan menjadi lunak dan berlendir. Pembusukan menyebabkan kemunduran kualitas ikan dan mendorong melakukan berbagai cara untuk mempertahankan ikan sedemikian rupa, sehingga dapat mengurangi kecepatan pembusukan.

Cara Mempertahankan Kesegaran Ikan
Ikan dipertahankan kesegarannya dengan perlakuan sebaik-baiknya dengan cara pendinginan. Cara memperlakukan ikan yang sudah ditangkap, sangat mempengaruhi kecepatan pembusukan ikan tersebut. Ikan yang dari semula diperlakukan dengan tidak baik akan menghasilkan ikan bermutu tidak baik pula.

Perlakuan terhadap ikan yang baik adalah sebagi berikut :
• Usahakan ikan tidak mati secara perlahan-lahan, tetapi mati dengan cepat.
Makin cepat ikan tertangkap dan mati, makin segar ikan tersebut.
• Setelah ikan mati, dinginkan dengan es untuk mengurangi pembusukan.
• Ikan tidak dilempar-lemparkan dan tidak terkena benda tajam.
• Buang bagian tubuh ikan yang mudah busuk, misalnya isi perut dan insang.
• Cuci dengan air bersih. Mencuci ikan dengan air sungai yang kotor sama artinya dengan menambahkan kotoran ke ikan tersebut.

Pada prinsipnya ada 2 cara menghambat pembusukan yaitu melalui pendinginan dan melakukan proses pengawetan :
Pendinginan
1. Pendinginan dengan Es
Es sudah umum dikenal tapi jarang dipakai sebab harganya mahal.
Sebenarnya pemakaian es sangat baik,karena hal hal berikut :
– Es sanggup mendinginkan ikan dengan cepat, panas dari ikan ditariknya sehingga ikan cepat dingin dan pembusukan terhambat.
– Es berasal dari air sehingga tidak akan menimbulkan kesulitan apa-apa dan tidak membahayakan kesehatan orang.
– Es melindungi ikan dari kekeringan dan ikan tidak cukup didinginkan saja tetapi harus dijaga jangan sampai kering, kalau kering akan timbul perubahan pada otot serta warna dagingnya.
– Es mudah dibuat dan diperoleh.

Perbandingan yang baik antara ikan dan es adalah 2 : 1 atau 1 : 1 tergantung tempatnya tetapi perbandingan ini jarang dipakai karena harga es yang terlalu mahal.

Cara pendinginan ikan dan es diperahu atau di kapal pada dasarnya sama dengan pendinginan ikan di pelelangan ataupun di pasar ikan.

Langkah-langkah pendinginan ikan dan es adalah sebagai berikut:
– Peti tempat ikan disiapkan, dibersihkan dan diberi lapisan es yang cukup.
– Ikan yang sudah dibersihkan, disusun berjajar didalam peti tersebut ditutupi dengan pecahan es.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendinginan adalah:
– Lapisan es dan ikan tidak boleh lebih tinggi dari 50 cm, sebab kalau lebih tinggi akan menyebabkan ikan disebelah bawah akan tergencet dan rusak.
– Jika tinggi peti es lebih dari 50 cm, sebaiknya diberi sekat hidup untuk menahan beban ikan di sebelah atas.
– Jenis ikan yang berkulit dan berduri kasar jangan dicampur dengan ikan yang berkulit halus.
– Makin cepat ikan diberi es makin baik, sebab pembusukan tidak sempat berlangsung.

Pemakaian es untuk hasil perikanan (terutama perikanan laut), lama kelamaan merupakan suatu keharusan, sebab dengan hasil penangkapan yang lebih besar, pemasaran ikan akan lebih luas. Naiknya pendapatan masyarakat menuntut ikan yang lebih baik dan lebih segar.Hal ini akan mendorong perbaikan mutu ikan yang dihasilkan sejak ditangkap sampia ketangan konsumen.

2. Pendinginan dengan mesin pendingin
Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat sudah bisa dibuat pendingin dari yang paling kecil sampai yang paling besar. Ada yang cukup mendinginkan ikan seperti dalam es saja, ada pula bisa membekukan dan menyimpan ikan beku tersebut sampai bertahun-tahun.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: